Agriculture
Terlindungi

Red Curly Chili Maintenance and Sales - 1

Kab. Pasuruan, Jawa Timur
12% Bunga (p.a)
Rp 242.900.000
dari Rp 242.900.000
Terdanai Penuh
Asuransi Pendanaan
Proyek ini sudah diasuransikan oleh TaniFund.
Perlindungan oleh: PasarPolis
Selengkapnya
Perhatian
Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh pendana. Mohon mempelajari risiko pendanaan sebelum mendanai.
Tenor
5 bulan
(10 April 2022 - 02 September 2022)
TF SCF
7 program berhasil
Status
In Progress
Unit Tersedia
0 dari 2429 unit
Jangka Pengembalian
End Of Period
Nilai Per Unit
Rp 100.000
Asuransi Pendanaan
Proyek ini sudah diasuransikan oleh TaniFund.
Perlindungan oleh: PasarPolis
Selengkapnya
Perhatian
Risiko kredit atau gagal bayar ditanggung sepenuhnya oleh pendana. Mohon mempelajari risiko pendanaan sebelum mendanai.
Jaminan proyek berjalan apabila dana terkumpul melebihi 75% dari target pendanaan
Rincian feasibility study, timetable, dan proyeksi laporan keuangan telah dirangkum dalam file prospektus yang dapat Anda download berikut ini.

Recognizing Curly Red Chili

Cabai merupakan tanaman semusim yang berasal dari benua Amerika dengan iklim tropis dan sub tropis. Di Indonesia, cabai merah keriting telah menjadi amat populer karena peran pentingnya dalam memenuhi kebutuhan nasional. Terdapat tiga jenis komoditas cabai yang paling umum dikenal, yaitu cabai rawit, cabai besar dan cabai keriting. Dari segi manfaatnya, cabai merah keriting digunakan masyarakat Indonesia sebagai bumbu masak atau sebagai bahan baku berbagai industri makanan dan obat- obatan

Cultivation Prospects

Kebutuhan akan cabai terus meningkat sejalan dengan tingginya permintaan masyarakat, termasuk permintaan di off season yaitu musim hujan. Balai Penelitian Tanaman Sayuran melaporkan, prediksi kebutuhan dalam negeri akan cabai merah sebesar 720.000 – 840.000 ton/ha per tahun. Tingginya produktivitas komoditas Cabai dipengaruhi oleh kondisi iklim di Indonesia, dimana matahari bersinar penuh. Potensi tersebut, memberukan peluang bagi TaniFund berkolaborasi dengan kelompok tani di Cidaun untuk melakukan pengembangan budidaya cabai merah keriting di Indonesia.

Cultivation Risk

Budidaya cabai merah keriting tergolong tidak mudah. Pada waktu tertentu, akan bermunculan hama yang dapat menyebabkan produktivitas tanaman menurun drastis. Namun risiko penanaman dapat dimitigasi dengan berbagai hal, terutama apabila petani yang mengerjakan pembudidayaan ini sudah terbiasa menanam cabai merah keriting. Proses pemilihan bibit dan pupuk, serta pemeliharaan sehari-hari pun akan dilakukan dengan cermat dan teliti. Selain faktor hama, harga jual cabai jenis ini juga tergolong sangat fluktuatif, terutama menjelang hari raya tertentu. Kajian kami menunjukkan bahwa untuk mencapai hasil yang maksimal, penanaman harus dilakukan minimal dalam 3 (tiga) siklus panen.

SCF Farmers Group

Kelompok Tani SCF adalah salah satu kelompok tani yang berada di Pasuruan, Jawa Timur. Kelompok tani ini sudah berdiri sejak tahun 2014 dengan 6 orang anggota kelompok. Kelompok tani yang sudah berpengalaman dalam melakukan budidaya cabai merah keriting ini melakukan budidaya di atas lahan seluas 1.00 Ha. Selain cabai merah keriting, kelompok tani ini juga melakukan budidaya cabai merah besar dan cabai rawit merah. Berdasarkan pengalaman kelompok tani ini maka TaniFund tertarik untuk melakukan kerja sama.