Daftar Orang Terkaya di Dunia Tahun 2022

Orang terkaya di dunia tahun 2022 kala pandemi COVID-19 menyerang justru tidak mengalami penurunan. Menurut BBC, menyatakan bahwa adanya pandemi ini ternyata kekayaan para orang kaya semakin memuncak, tidak terpengaruh bahkan terduplikat. Jika ditotalkan harta 10 orang terkaya di dunia tersebut jika digabungkan dapat melebihi angka US$ 100 miliar (setara dengan Rp 1.427 triliun).

Berdasarkan laporan yang dikeluarkan oleh lembaga Oxfam dalam pertemuan Forum Ekonomi Dunia, harta 10 orang terkaya di dunia justru mengalami peningkatan hingga dua kali lipat sejak Maret 2020. Laporan Oxfam tersebut berdasarkan data-data gabungan yang diambil dari berbagai sumber penelitian dan survei, seperti Forbes, Credit Suisse, hingga Bank Dunia.

Nah, Sahabat Tani seperti yang kita prediksi orang-orang kaya di dunia ini sudah tidak jauh lagi dari nama-nama ini Bill Gates, Jeff Bezos Hingga Mark Zuckerberg. Sebenarnya karakter apa yang mereka miliki dalam diri? Apa yang membuat omset bisnis mereka tetap tinggi dan bagaimana cara mereka mengelola keuangan? Berikut adalah daftar 10 orang terkaya di dunia berdasarkan hasil survei yang dikeluarkan oleh Daftar Miliarder Real-Time Forbes yang bekerja sama dengan Indeks Miliarder Bloomberg pada 29 Desember 2021 lalu! 

1. Elon Musk

Peringkat pertama orang terkaya di dunia hingga saat ini masih diduduki dengan nyaman oleh Elon Musk. Elon Musk sendiri merupakan seorang CEO di perusahaan miliknya Tesla. Selain itu, Musk juga mendirikan beberapa perusahaan yang diberi nama SpaceX, Neuralink, serta The Boring Company.

Hingga saat ini, total kekayaan Elon Musk sudah berada di angka US$ 277 miliar atau setara dengan Rp 3.954 triliun. Angka ini bertambah sebesar US$ 121 miliar (Rp 1.727) dari total kekayaannya sebelumnya. Hal tersebut juga dipengaruhi oleh pencapaian Tesla pada Oktober tahun lalu dimana perusahaan tersebut berhasil mencapai kapitalisasi pasar senilai US$ 1 triliun yang membuat nilai saham Tesla naik sekitar 60%.

Kekuatan leaderships yang Elon Musk miliki adalah tekad yang kuat dalam mewujudkan mimpi dengan cara yang rasiona. Menurut Elon Musk saat membangu bisnis atau hendak melakukan suatu tujuan, hal yang wajib dipahami action leads to clarity, inactions leads to doubt. Jadi, menurut Elon Musk gagal adalah hal yang biasa saja. Saat gagal, Anda tidak perlu ragu untuk memulai lagi karena Anda memulai dengan bekal dan pengetahuan yang kuat berdasarkan pengalaman. 

2. Jeff Bezos

Di posisi kedua diikuti oleh Jeff Bezos yang merupakan pendiri serta CEO dari dari salah satu perusahaan e-commerce terbesar di dunia Amazon. Namun, Jeff Bezos saat ini telah mengundurkan diri sebagai CEO Amazon dan mengambil posisi serta peran baru dalam perusahaan sebagai ketua eksekutif. Meski begitu, Jeff Bezos juga telah banyak berinvestasi dalam berbagai project pengembangan teknologi luar angkasa.

Selain itu, Jeff Bezos juga dikenal sebagai pemilik surat kabar The Washington Post dan pencetus beberapa program serta perusahaan lain seperti Bezos Earth Fund, Blue Origin, hingga Amazon Day 1 Fund. Total kekayaan terakhir Jeff Bezos sudah mencapai nilai US$ 195 miliar atau setara dengan Rp 2.782 triliun. Angka tersebut bertambah dari nilai sebelumnya sebesar US$ 5 miliar (Rp 71.3 triliun). 

Jeff Bezos juga tidak ragu berinvestasi pada beberapa hal seperti properti, perusahaan media hingga hal-hal yang berhubungan dengan luar angkasa. Sifat rasionalis yang dimiliki oleh Jeff Bezos yang mendorong dirinya untuk memilih berinvestasi pada sesuatu yang fundamental dan tidak asal hanya karena dia seorang yang inovatif. 

Ia memiliki konsep “regret-minimization framework”, dimana saat Anda berinvestasi atau melakukan sesuatu, Anda patut memikirkan probabilitas kesuksesan sebuah proyek, resiko apa yang akan dihadapi hingga memprediksi waktu. Sehingga, di akhir Anda tidak menyesal tidak berinvestasi atau jika sekalipun investasi gagal Anda tidak akan merasa terlalu terbeban.

3. Bernard Arnault

Orang terkaya di dunia yang selanjutnya merupakan orang Eropa pertama yang masuk ke dalam daftar ini. Dia adalah Bernard Arnault, bos besar yang merupakan ketua serta CEO dari salah satu perusahaan mode ternama dan terbesar di dunia, Moët Hennessy Louis Vuitton (LVMH).

Perusahaan yang dipimpinnya tersebut mengepalai lebih dari 70 merek mewah di bawahnya, mulai dari Louis Vuitton, Moët & Chandon, Sephora, hingga TAG Heuer. Tak heran total kekayaan terakhirnya bisa menembus angka US$ 176 miliar atau setara dengan Rp 2.511 triliun. Angka tersebut bertambah sebesar US$ 61 miliar (Rp 870 triliun) dari total kekayaannya yang terakhir.

Menurut beberapa media yang melansir biografi Bernard Arnault, beliau adalah sosok yang sangat berani mengambil resiko. Ia memiliki keinginan untuk selalu menjadi terdepan dan paling pertama bersama timnya. Inilah yang membuat industri fashionnya berkembang pesat. Mindset yang dimiliki oleh orang sekelas Bernard Arnault adalah bagaimana melihat dan membuat rencana untuk perjalanan 10 tahun ke depan. Perencanaan yang baik dan detail tentu akan sangat menentukan hasil dan memacu ketertarikan para investor untuk mendanai bahkan memberikan pinjaman modal usaha

4. Bill Gates

Sebagai “anggota permanen” dalam list orang terkaya di dunia selama 20 tahun terakhir, rasanya tidak ada orang yang tidak mengenal Bill Gates. Pendiri perusahaan perangkat lunak terbesar di dunia Microsoft juga dikenal melalui Yayasan Bill & Melinda Gates yang didirikannya. Yayasan tersebut merupakan yayasan amal swasta terbesar yang ada di dunia.

Saat ini, Bill Gates sendiri memang lebih berfokus dalam mengurus yayasannya dan telah memberikan sebagian besar saham perusahaan Microsoft miliknya. Meski begitu, posisinya sebagai salah satu orang terkaya di dunia tidak juga tergoyahkan dengan total kekayaan yang mencapai angka US$ 139 miliar atau setara dengan Rp 1.983 triliun. Angka tersebut meningkat sebesar US$ 7 miliar (Rp 99.8 triliun) dari total kekayaan Bill Gates sebelumnya.

Tidak berbeda dari beberapa tokoh diatas, rahasia sukses yang dimiliki oleh Bill Gates adalah dengan tidak menjadi biasa-biasa saja. Namun, berani untuk berinovasi dan tekun dalam mengembangkan bisnis menggunakan teknologi. Bill Gates adalah sosok yang selalu melihat sesuatu dengan cara pandang berbeda dan tekun, karena dengan beginilah ia mampu menguasai programming jauh lebih hebat dibanding orang seusianya saat 17 tahun. Hingga saat ini Bill Gates memilih sektor terpenting untuk dikembangkan yaitu ia climate change, global health dan pendidikan. 

5.  Mark Zuckerberg

Masuk ke dalam posisi 5 orang terkaya di dunia saat ini memiliki tingkat popularitas yang tak kalah dengan Bill Gates. Dia adalah Mark Zuckerberg, CEO, ketua, serta pendiri salah satu layanan jejaring sosial terbesar dan tersukses di dunia, Facebook. Facebook sendiri baru-baru ini sudah berganti nama dan mengubah brandingnya menjadi Meta.

Mark Zuckerberg sendiri merupakan miliarder termuda yang berada di dalam daftar orang terkaya di dunia ini. Sejak usia 19 tahun, Mark yang juga dikenal sebagai salah satu pendiri Chan Zuckerberg Initiative memang telah mempelajari berbagai ilmu seperti ilmu komputer hingga psikologi di Universitas Harvard.

Total kekayaannya saat ini telah mencapai angka US$ 128 miliar atau setara dengan Rp 1.826 triliun. Bertambah hingga US$ 24 miliar (Rp 342 triliun). Hal tersebut merupakan imbas dari keuntungan serta profit yang dihasilkan dari Instagram Reels yang merupakan alternatif dari aplikasi TikTok yang sempat dilarang di beberapa negara pada tahun lalu.

Menurut Mark Zuckerberg hal yang terpenting adalah melakukan dan memutuskan sesuatu. Kegagalan terbesar terjadi saat Anda tidak bisa memutuskan apapun, namun terlalu banyak melakukan rencana. Menurut Mark, hal yang terpenting dari seseorang adalah aksi bukanlah perkataannya. Belajar dari Mark tentang pemasaran, ia menyatakan bahwa pemasaran bekerja efektif saat itu sejajar dengan apa yang banyak orang ingin wujudkan. Jadi, mengenal kebutuhan pasar adalah solusi dari menjalani bisnis itu sendiri.

6. Sergey Brin

Pria kelahiran Rusia yang satu ini merupakan salah satu pendiri Google bersama dengan rekannya Larry Page. Bersama dengan rekannya, dia sudah mempelajari begitu banyak ilmu matematika serta komputer sebelum akhirnya berhasil mendirikan Google di tahun 1998.

Sergey Brin sendiri merupakan presiden dari Alphabet Inc. dan memiliki sekitar 38 juta saham di dalamnya serta memiliki posisi sebagai dewan perusahaan. Dengan segala posisi dan jabatan yang dimilikinya, Sergey Brin memiliki total kekayaan yang menembus angka US$ 125 miliar atau setara dengan Rp 1.783 triliun. Total kekayaan tersebut mengalami kenaikan dari nilai sebelumnya sebesar US$ 45 miliar (Rp 642 triliun).

Kekayaan Sergey Brin tentu datangnya dari karya yang ia buat dengan memadukan talenta hingga kreatifitas juga keberanian. Menurutnya uang bukanlah faktor utama saat menjalankan bisnis, namun fungsi dibaliknya lah yang membuat bisnis itu menjadi terasa berguna bagi konsumen. Sama halnya dengan Google, adanya platform jelas membantu seluruh orang di muka bumi ini untuk mencari informasi. Menurutnya, siapapun di bumi ini tidak akan berhasil jika tidak percaya dengan prospek bisnis hingga fungsi bisnis yang Anda tawarkan. 

7. Steve Ballmer

Sosok selanjutnya yang masuk ke daftar orang terkaya di dunia adalah Steve Ballmer yang dikenal sebagai mantan CEO dari Microsoft. Steve Ballmer sendiri merupakan pemimpin Microsoft selama 14 tahun, dari tahun 2000 hingga 2014 lalu. Meskipun sudah tidak menjabat sebagai CEO dari Microsoft, Steve masih memiliki jumlah saham teknologi yang besar di perusahaan tersebut.

Selain itu, Steve Ballmer juga dikenal sebagai pemilik salah satu tim bola basket besar yang ada di Amerika, Los Angeles Clippers dari National Basketball Association. Steve Ballmer juga diketahui telah menginvestasikan sejumlah kekayaannya pada sebuah perusahaan perangkat lunak untuk lembaga pemerintah serta organisasi nirlaba yang diberi nama Social Solutions. 

Dengan berbagai perusahaan, lembaga, serta saham yang dimilikinya tak heran total kekayaan Steve Ballmer mengalami kenaikan sebesar US$ 41 miliar atau setara dengan Rp 584 triliun. Total kekayaan dari Steve Ballmer saat ini telah menembus US$ 122 miliar (Rp 1.740 triliun). Steve Ballmer dinilai menjadi seorang marketer yang hebat, ia memiliki semangat dan antusiasme yang tinggi. Meskipun dari beberapa literatur mengatakan bahwa ia adalah seseorang yang tidak begitu paham dengan product design, namun sebaliknya dialah orang yang paham bagaimana cara menjalankan strategi bisnis. Jadi sama halnya dengan ketika Anda ragu untuk memasarkan produk, maka cara tercepat dan mudah adalah melakukannya. Dengan demikian, Anda yang pun tidak terlalu memahami konteks produk dan pengembangan teknologi tentu memiliki kesempatan yang sama. 

8. Larry Page

Orang terkaya di dunia yang selanjutnya merupakan rekan dari Sergey Brin yang juga dikenal sebagai pendiri Google, Larry Page. Larry Page sendiri saat ini sudah berinvestasi di berbagai perusahaan lain selain Google, seperti Planetary Resources yang merupakan perusahaan yang bergerak di bidang eksplorasi luar angkasa.

Selain itu, Larry Page juga diketahui telah terlibat dan ikut memberikan pendanaan untuk project Flying Car dari salah satu perusahaan startup Kitty Hawk dan Opener. Dengan berbagai investasinya, Larry Page hingga saat ini memiliki total kekayaan sebesar US$ 111 miliar. 

Secara kepribadian ia adalah seorang yang kreatif, intelijen dan sangat kolaboratif. Secara bisnis, ia adalah sosok yang selalu memastikan timnya untuk membangun sesuatu yang belum ada namun mampu memecahkan permasalahan banyak orang. “To the moon” adalah simbol yang ditetapkan untuk mengembangkan bisnis yang dimilikinya. Tanpa visi dan misi yang tinggi, tentu strategi yang terbentuk tidak akan mampu membuat bisnis tampil berhasil. Jadi, sebagai pebisnis hingga investor, Anda harus memiliki tujuan demikian dimana memacu diri untuk tampil lebih baik setiap waktunya. Langkah konkrit adalah tidak melupakan hal fundamental dan rasionalitas. 

9. Larry Ellison

Posisi ke-9 dari orang terkaya di dunia diduduki oleh Larry Ellison yang merupakan pendiri dari salah satu perangkat lunak terbesar di dunia, Oracle Inc. Larry Ellison sendiri memimpin Oracle sejak tahun 1977 hingga 2014 lalu. Setelah mundur dari jabatannya sebagai CEO, Larry Ellison masih memiliki 35% saham dari Oracle serta masih menjabat sebagai ketua dewan serta kepala penasihat teknologi dari Oracle.

Selain itu, Larry Ellison juga telah bergabung di dewan Tesla sejak Desember 2018 lalu setelah membeli 3 juta saham Tesla. Larry Ellison juga diketahui memiliki hampir seluruh wilayah pulai Lanai yang berada di Hawaii. Total kekayaan terakhirnya berhasil menembus angka US$ 109 miliar atau setara dengan Rp 1.554 triliun.

Menurut Larry Ellison bekerja harus menjadi sebuah passion sama halnya dengan bisnis, ketika membangun bisnis Anda tidak serta merta merencanakan suatu saat Anda akan terbebas dari pekerjaan yang selama ini Anda lakukan di dalamnya. Justru, mengingat Anda seorang pebisnis maka ada baiknya untuk selalu memperhatikan laju dan pergerakan industri. Mengapa? Menurutnya pebisnis tidak boleh lelah dalam berinovasi. Inovasi adalah kunci keberhasilan meskipun harus disertai dengan kerja keras.

10. Warren Buffett

Orang terakhir yang berada dalam daftar orang terkaya di dunia kali ini adalah Warren Buffet. Warren Buffett sendiri dikenal sebagai salah satu investor tersukses di dunia. Buffett juga dikenal sebagai direktur utama serta pemegang saham terbesar dari Berkshire Hathaway, perusahaan yang memiliki lebih dari 60 anak perusahaan di bawahnya seperti Duracell, Geico, serta Dairy Queen Restaurant.

Warren Buffett sendiri memiliki julukan “Oracle of Omaha” karena ia telah berjanji untuk memberikan lebih dari 99% nilai kekayaannya untuk kepentingan amal. Hingga usianya mencapai 91 tahun, Warren Buffett telah memiliki total kekayaan sebesar US$ 109 miliar atau setara dengan Rp 1.554 triliun.

Warren Buffet terkenal sekali dengan prinsipnya dalam menabung hingga berinvestasi. Semua kecakapan itu tidak datang hanya dengan menonton motivasi atau mengikuti kelas keuangan saja. Namun, semua didasari dengan memiliki habitat yang baik dan disiplin yang kuat. Dilansir melalui Insider, sifat berikut lah yang membuat Warren Buffet menjadi sukses yaitu berani mengatakan tidak untuk sesuatu yang tidak penting. 

Waren Buffet selalu mengedepankan efisiensi dan kualitas. Untuk itu menurutnya, saat berinvestasi atau melakukan pendanaan hal yang wajib diperhatikan adalah nilai dan ekuitas suatu payung yang menaunginya. Berapapun net worth yang dihasilkan seharusnya ini tidak mempengaruhi Anda dalam memilih saham atau proyek apa untuk didanai. Melainkan perhatikan bagaimana track record dari perusahaan yang Anda danai. 

Tips Cepat Kaya? Mendanai Dengan Penuh Kesadaran! 

Memperkuat resolusi keuangan tahunanmu ada baiknya untuk mempelajari lebih baik karakter para miliarder dunia diatas! Selalu langkahkan kaki untuk memulai bisnis, mendanai poryek dengan rasionalitas dan bukan FOMO ya Sahabat Tani! Ingat untuk tidak begitu mementingkan hasil akhir, namun mengerti dahulu dengan baik kualitas yang Anda cari atau bentuk. Dengan demikian bisnis ataupun proyek yang hendak didanai tidak membawa kecemasan pada diri Anda. Mengapa? Karena Anda percaya pada nilai pekerja dan pengusaha di dalamnya. 

TaniFund adalah platform P2P lending agrikultur terbaik yang telah memiliki izin serta lisensi dari OJK pada tahun 2021 lalu dengan surat izin KEP-64/D.05/2021. Ayo turut mendanai dan membantu perkembangan bisnis UMKM serta pangan yang ada di Indonesia. Nikmati keuntungan bersama dan berikan dampak sosial untuk memajukan sektor pertanian tanah air, lho!

Mulai dari Rp 100.000,00 saja lakukan langkah konkrit untuk memupuk masa depan yang lebih baik. Pelajar prospektus sebelum mendanai dan tak perlu khawatir! TaniFund selalu mendukung penuh para petani dan pengusaha UMKM dengan menyiapkan agronomis serta pakar pertanian yang akan bertindak sebagai pendamping lapangan untuk memastikan pertumbuhan dana Anda dari waktu ke waktu. Tunggu apa lagi? Segera lakukan pendanaan di TaniFund dengan menjungi Proyek Pertanian, Budidaya & UMKM Pangan