Contoh proposal pengajuan dana yang baik pastinya diperlukan agar Anda tak kesulitan dalam membuatnya. Jika berhasil membuatnya dengan baik, tentu calon donatur akan lebih bersedia memberikan uangnya untuk keperluan bisnis yang Anda buat. 

Menurut FundsforNGOs, proposal diajukan kepada donatur untuk mengantisipasi dana sehingga Anda bisa melanjutkan upaya menciptakan dampak sosial. Projectsmart pun menilai, sangat penting untuk menjelaskan tepat bagaimana usaha Anda akan berhasil. Nah, dalam artikel ini, akan dikupas tuntas contoh, struktur, hingga tips dalam membuat proposal pengajuan dana. Bisa dijadikan inspirasi!

Struktur Proposal Pengajuan Dana

Sebelum melangkah lebih jauh ke contoh proposal pengajuan dana, akan sangat bagus jika Anda terlebih dahulu memahami strukturnya. Terlebih, proposal ini sangat penting untuk kelancaran suatu keperluan, termasuk usaha. Oleh sebab itu, simak struktur di bawah ini, ya! 

1. Sampul

Setiap proposal pastilah memerlukan sampul atau cover. Bagian ini mencantumkan judul proposal serta informasi pembuat dan tahun pembuatan proposal. Sampul proposal perlu dibuat semenarik dan seinformatif mungkin. 

2. Latar Belakang

Bagian penting lainnya yang harus ada dalam proposal pengajuan dana adalah latar belakang. Pada bagian ini, Anda akan menjelaskan urgensi dan alasan usaha didirikan. Jabarkanlah dengan singkat, jelas, dan menarik. 

Hal yang terpenting untuk diutarakan adalah potensi kesuksesan bisnis diraih dan peluang yang dapat dimaksimalkan. Juga Anda wajib membahas sedikit tentang tujuan Anda yang kemungkinan sukses dilakukan oleh pemilik bisnis lainnya dalam industri yang sama. Sehingga, dengan demikian Anda menyampaikan proposal dengan proses riset data yang lengkap. 

3. Tujuan Usaha

Jelaskan tujuan dari usaha Anda, hal ini pastilah selalu dicantumkan dalam proposal pengajuan dana. Pastikan tujuan Anda jelas dan mudah dipahami, sesuai dengan jenis usaha yang Anda ajukan pendanaannya. Usahakan tujuan usaha Anda mencakup secara materil dan dampak sosial terhadap sekeliling. 

4. Kendala

Paparkanlah kendala apa saja yang dapat mencegah usaha Anda berkembang. Tulislah dengan jujur dan realistis agar calon donatur pun dapat mengerti poin yang akan Anda sampaikan. Ada baiknya jika Anda menggunakan teknik SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, Threats)

Dengan menjabarkan keadaan dan kendala secara lengkap, Anda tentunya akan lebih memahami bisnis hingga strategi pelaksanaan yang tepat. Donatur atau pendana juga pastinya akan memahami dengan realistis medan dari bisnis yang Anda kerjakan.  

5. Daftar Kebutuhan

Pada bagian inilah Anda bisa memaparkan hal-hal yang dibutuhkan dan dana yang harus ada untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Pastikan daftar kebutuhan adalah alat-alat yang Anda butuhkan dengan kisaran harga yang sudah ditetapkan. Jangan lupa menguraikan kebutuhan dengan lengkap baik dari dari proses membangun hingga biaya operasional sehari-hari. 

6. Penutup

Susunlah penutup yang ringkas dan padat, Anda bisa menegaskan bulan pengerjaan dari proyek Anda. Setelahnya, jangan lupa untuk berterima kasih dan sampaikan besar harapan Anda agar pendana dapat terlibat di dalamnya. 

Contoh Proposal Pengajuan Dana

Berikut adalah contoh proposal pengajuan dana untuk keperluan tertentu, seperti untuk usaha atau UMKM. Mari, simak ulasannya secara bersama!

Proposal Pengajuan Dana untuk Usaha Budidaya Ikan Nila

I. Latar Belakang 
Pangan adalah sumber kebutuhan primer semua manusia yang dapat diolah menjadi beberapa sumber kebutuhan sehari-hari. Mulai dari tumbuhan, hewan, ikan tawar hingga hewan laut, semuanya tentu berkontribusi terhadap nutrisi dan kemajuan pangan suatu daerah. 

Budidaya ikan air tawar saat ini sedang menjadi fokus bagi sebagian masyarakat desa. Ikan air tawar diserap lebih dari 70% untuk pasar dalam negeri, khususnya Pulau Jawa. Hal ini dikarenakan populasi pulau Jawa yang cukup banyak. Terlebih khusus, budidaya ikan air tawar ini tidak begitu rumit dan dapat dilakukan dimana saja. Namun, untuk membangun ekosistem yang baik tentunya wajib mengeluarkan biaya operasional yang cukup besar karena menggunakan lahan yang besar.

Waktu panen ikan nila biasanya berkisar sekitar 4-6 bulan. Dengan melihat tenggang waktu ini, pengembangan bisnis dapat bergerak lebih banyak sambil mengoptimalkan hasil panen pertama di pertengahan tahun. Panen ikan nila menjadi profesi yang baik untuk menghasilkan sumber penghasilan baru dalam daerah pedesaan. 

II. Tujuan 
Untuk membangun usaha budidaya ikan nila ini, kami bekerjasama dengan beberapa nelayan (Nama/Kelompok) juga para petani (Nama/Kelompok) dalam memaksimalkan pendanaan untuk:

  1. Meningkatkan peralatan dan ekosistem budidaya ikan nila agar kebersihan terjamin dan perawatan berlangsung rapi dan teratur.
  2. Pembelian bibit unggul tersebar mulai dari kecil, sedang hingga besar. Untuk melakukan beberapa persilangan kedepannya. 
  3. Pemberian pakan yang baik. 
  4. Media informasi dan pelatihan bagi para pekerja setempat  agar mampu konsisten dalam proses perawatan lingkungan tambak dan sekitar. 
  5. Insentif tambahan bagi para petani dan nelayan yang bekerja penuh waktu dalam mengelola proses perawatan. 
  6. Proses pengelolaan iklan dan bisnis penjualan ikan nila. 

III. Kendala 
Dari kegiatan penangkapan ikan konsumsi yang telah maupun akan dilaksanakan, ada beberapa kendala yang dirasakan sehingga keinginan untuk lebih memaksimalkan hasil tangkapan masih jauh dari harapan. Kendala-kendala tersebut antara lain :

  1. Tidak tersedianya fasilitas penunjang yang semestinya dimiliki antara lain: Jaring penangkap ikan, perahu fiber, genset, maupun mesin dorong
  2. Tidak adanya modal untuk pengadaan fasilitas penunjang tersebut di atas, oleh karena seluruh anggota kelompok adalah masyarakat yang penghasilannya pas-pasan
  3. Daftar Kebutuhan Fasilitas Kelompok Nelayan 

Terlampir (Anda wajib melampirkan harga produk atau perlengkapan apa saja yang Anda akan butuhkan) 

IV. Penutup 
Dengan terdorong keinginan besar untuk mensukseskan proses budidaya ikan nila ini, maka diajukanlah proposal pendanaan ini. Dimana akhirnya kami berharap seluruh dana tentu akan dialokasikan terhadap pembelian perlengkapan. Agar dapat terpenuhi hingga terjalinnya kesejahteraan anggota kelompok pekerja, petani dan nelayan. Sehingga, proses budidaya ikan nila dapat menjadi lebih produktif dan meningkat. 

Hal ini tentunya dapat terealisasi melalui dana bantuan dari instansi terkait maupun pihak-pihak yang peduli terhadap perkembangan perikanan dan pangan berkelanjutan. Program ini juga didasari dengan melibatkan kontribusi masyarakat untuk memiliki misi yang sama demi kemakmuran bersama masyarakat setempat baik secara luas. 

Ajukan Pendanaan Dana Usaha ke TaniFund!

TaniFund adalah platform P2P Lending yang bergerak dalam bidang agrikultur dan pertanian. Melalui platform ini Anda dapat melakukan pendanaan maupun mengajukan pinjaman untuk memajukan bisnis Anda. Ajukan pinjaman dengan bunga rendah dan pinjaman tanpa jaminan. Tertarik melakukan pinjaman di TaniFund? Kunjungi halaman Pinjaman Modal Usaha Budidaya & UMKM Pangan sekarang!