Jeruk Baby & Manfaatnya Untuk Kesehatan

Jeruk baby (Citrus sinensis) merupakan salah satu jenis buah-buahan yang masuk dalam keluarga buah jeruk. Buah Jeruk (Citrus sp) menjadi salah satu buah-buahan yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Selain rasanya yang cocok untuk lidah masyarakat, jeruk juga memiliki manfaat bagi kesehatan. Oleh karena itu, banyak masyarakat Indonesia yang mulai membudidayakan jeruk dan memproduksi buah jeruk. 

Jika anda ingin mencoba membudidayakan jeruk, jeruk memiliki banyak jenis, lho! Anda perlu mengetahui jenis-jenis jeruk yang tepat untuk anda budidayakan. Berdasarkan Litbang Pertanian Malang, terdapat lebih dari 160 jenis jeruk lokal maupun import yang telah dibudidayakan di Indonesia. 

Beberapa contohnya yaitu jeruk manis Pacitan, jeruk keprok Tejakula, Sipirok, Kacang, siam Banjar. Namun jenis jeruk yang banyak dibudidayakan di Indonesia yaitu jeruk siam, jeruk baby, jeruk keprok, dan jeruk Bali. Salah satu jenis jeruk yang memiliki peluang cuan yang besar yaitu jeruk baby. Anda pernah mendengar jenis jeruk ini? Mengapa peluang pasarnya besar? Ayo kita simak! 

Asal-Usul Jeruk Masuk ke Indonesia

Melansir dari berbagai jurnal ilmiah Wijana dkk. (2016), produksi jeruk di Indonesia sangat tinggi hingga menduduki posisi ke 10 produsen jeruk terbesar di dunia. Ternyata tanaman jeruk awalnya berasal dari daerah Asia.  Berdasarkan Tobing dkk. (2015), daerah Cina dipercaya sebagai tempat pertama kali yang ditumbuhi jeruk. 

Nah, tanaman jeruk mulai masuk ke Indonesia sejak ratusan tahun yang lalu baik secara alami maupun dibudidayakan. Masuknya jeruk ini saat dibawa oleh orang Belanda yang mendatangkan jeruk keprok dan jeruk manis dari Amerika dan Italia. Menarik bukan asal usul jeruk masuk ke Indonesia? 

Jeruk Baby Pacitan vs Jeruk Sunkist

Jeruk Baby atau yang dikenal dengan nama latin Citrus sinensis merupakan jeruk yang berasal dari daerah Pacitan & Batu Malang, Jawa Timur. Berbeda dengan jenis jeruk lainnya, tanaman ini mudah beradaptasi, tumbuh cepat dan memiliki produktivitas yang tinggi. Oleh karena itu, untuk anda yang ingin budidaya jeruk, jeruk baby dapat menjadi pilihan yang tepat untuk anda.

Kenapa disebut sebagai jeruk baby? Apakah bentuknya yang kecil atau dipanen di umur muda seperti sayuran baby? Ternyata definisi kata “baby” muncul bukan karena bentuknya yang kecil. 

Perbedaan jeruk baby dengan jeruk sunkist adalah tekstur, tingkat kemanisan hingga kadar air dalam jeruk. Jika jeruk baby bermuara di kawasan benua Asia, maka jeruk Sunkist adalah jeruk yang datang dari California, benua Amerika. Salah satu kelebihan yang dimiliki Jeruk Sunkist adalah memiliki warna jingga cerah, lebih tebal, keras dan memiliki kadar air yang cukup banyak. Kedua jeruk ini jika dikonsumsi harus menggunakan pisau dan lebih sering diperuntukkan untuk minuman. 

Melansir dari Kementan RI, nama jeruk baby muncul karena jeruk ini memiliki rasa yang paling manis diantara jeruk lain. Saking manisnya jeruk ini, bahkan jeruk ini aman dikonsumsi untuk bayi. Oleh karena itu, muncullah istilah jeruk baby. Jadi bukan karena bentuknya loh tapi dari rasanya yang manis.

Secara fisik, jeruk baby berwarna hijau dengan sedikit semburat kuning. Warna ini dapat menjadi indikator dari rasa dari jeruk ini Jika warna jeruknya hijau artinya jeruknya akan terasa asam. Sedangkan apabila warnanya kuning artinya akan terasa manis. Oleh karena itu, penting untuk memanen pada waktu yang tepat.

Selain karena jeruk ini dianggap sebagai jeruk yang paling manis. Jeruk baby juga memiliki manfaat kesehatan yang baik loh untuk kita. Apa saja manfaatnya? Mari kita lihat bersama! 

15 Manfaat Kesehatan dari Jeruk Baby

Melansir dari Wijana dkk. (2016), jeruk ini memiliki kandungan gizi yang tinggi seperti seperti vitamin C (53.2 g), vitamin A (11 µg), kalsium (40 mg), dan antioksidan. Karena kandungan nutrisinya yang tinggi, jeruk ini banyak memiliki manfaat kesehatan. Mengutip dari Journal of Science and Healthcare Exploration, jeruk baby memiliki banyak manfaat. Apa saja manfaatnya, ayo kita lihat!

1. Mengatasi Kekurangan Vitamin C

Vitamin C sangat bermanfaat bagi tubuh kita. Jika kurang vitamin ini maka kita mudah terserang sariawan atau flu. Oleh karena itu, mengkonsumsi jeruk ini bagus untuk menambah vitamin C Anda. Apalagi kandungan vitamin C tinggi sebesar 53.2 gram.

2. Meningkatkan Imun

Konsumsi buah jeruk secara rutin ternyata baik untuk meningkatkan imun kamu loh. Jeruk ini akan meregulasi sirkulasi darah dengan memperbaiki kinerja jantung. Hal ini akan membuat imun tubuh kita menjadi kuat. Oleh karena itu, buat kamu yang mau menjaga imunitas konsumsi jeruk baby merupakan pilihan yang tepat

3. Menurunkan Berat Badan

Jeruk baby ternyata dapat membantu program diet kamu. Jeruk ini memiliki kadar lemak dan kalori yang rendah sehingga bermanfaat untuk menurunkan berat badan. Anda dapat mencampurkan jeruk dan madu untuk membakar kalori ekstra.

4. Baik untuk Kehamilan

Jeruk baby baik dikonsumsi untuk ibu yang sedang mengandung. Jeruk ini dapat menjadi buah buahan yang tepat untuk para calon ibu. Hal ini dikarenakan buah jeruk ini memiliki kandungan kalsium yang tinggi. Kandungan kalsium ini ternyata baik untuk janin  dan juga ibu.

5. Mengatasi Gangguan Buang Air Kecil

Jeruk ini memiliki kandungan kalium yang tinggi sehingga dapat mengatasi penyakit gangguan buang air kecil seperti Cystitis. Cystitis merupakan penyakit infeksi pada kantung kemih sehingga menyebabkan terjadinya peradangan.

Kalium pada jeruk dapat menghilangkan racun pada hati dan kantung kemih sehingga dapat mencegah berbagai infeksi kantung kemih. Oleh karena itu, jeruk baby baik dikonsumsi untuk penderita gangguan buang air kecil.

6. Mengatasi Flu

Jeruk ini memiliki kandungan vitamin C yang tinggi. Adanya kandungan vitamin C akan membantu melindungi diri Anda dari penyakit flu. Selain itu, jeruk ini akan meningkatkan resistensi terhadap penyakit flu. Nah berarti jeruk ini baik dikonsumsi pada musim pancaroba dimana seseorang mudah terserang penyakit flu.

7. Menurunkan Kolesterol dan Darah Tinggi

Buat para penderita kolesterol dan darah tinggi, jeruk baby baik untuk Anda konsumsi. Konsumsi jus jeruk telah terbukti dapat menurunkan kolesterol dan tekanan darah.

8. Bermanfaat untuk Kecantikan Kulit

Buat Anda yang ingin memiliki kulit cantik dan mulus, jeruk baby bisa jadi solusi. Kandungan vitamin C yang tinggi pada jeruk dapat meningkatkan kecerahan kulit secara natural. Selain itu, jeruk juga banyak digunakan untuk produk kosmetik dan pengganti suplemen dan vitamin sintetik.

9. Mengurangi Rasa Sakit Pada Luka

Mengoleskan campuran jus jeruk dan minyak castor pada area luka dapat mengatasi pembengkakan dan mengurangi rasa sakit.

10. Melancarkan Pencernaan

Aroma manis pada jeruk baby dapat melancarkan pelepasan dari saliva dari kelenjar saliva sehingga dapat mempercepat pencernaan.

11. Menangkal Radikal Bebas

Jeruk baby memiliki kandungan antioksidan yang tinggi. Antioksidan ini dapat menangkal adanya radikal bebas sehingga dapat mencegah kerusakan sel-sel tubuh.

12. Memiliki Aktivitas Anthelmintic

Jeruk baby ternyata bermanfaat untuk mengatasi penyakit cacingan. Melansir dari International Journal of Medicine and Medical Sciences, ekstrak jeruk dapat menyebabkan kematian pada cacing Pheretima posthuma yang menjadi salah satu penyebab cacingan pada manusia.

13. Memiliki Aktivitas Anti Kanker

Berdasarkan beberapa penelitian epidemiologis, konsumsi jeruk dapat menurunkan risiko dari penyakit kanker. Buah ini memiliki senyawa aktif yang mampu menurunkan risiko pembentukan sel kanker.

14. Anti Alergi

Buah jeruk kaya akan komponen aktif yang bersifat anti alergi. Beberapa jenis penyakit alergi seperti pasien asma sering diobati dengan campuran buah jeruk.

15. Anti Diabetes

Jus jeruk baby bermanfaat bagi penderita diabetes. Untuk mengatasi diabetes disarankan mencampurkan  2 sendok jus jeruk, 4 sendok jus amla dan 1 sendok madu setiap paginya. Dengan konsumsi buah jeruk ini Anda dapat mengatasi diabetes. Nah banyak bukan manfaat dari buah jeruk baby? Anda ingin memulai budidaya jeruk ini. Mari lihat potensinya!

Potensi Budidaya Jeruk Baby

Sebelumnya kita telah melihat berbagai manfaat kesehatan dari jeruk baby yang tinggi. Maka tak heran jika jeruk ini banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, budidaya jeruk ini menjadi salah satu peluang bisnis yang menguntungkan. Nah bagaimana potensi bisnis budidaya jeruk baby. Mari kita lihat bersama!

Apabila kita kaji dari tingkat produktivitasnya, jeruk baby memiliki produktivitas yang tinggi. Mengutip dari Kementan RI, produktivitas jeruk ini relatif tinggi yaitu sebesar 40-60 kg/pohon/tahunnya. Selain itu, jeruk ini juga mampu beradaptasi dengan baik di dataran rendah maupun dataran tinggi. Optimalnya jeruk ini ditanam pada daerah beriklim tropis dengan suhu udara 30°C. Nah buat Anda yang tinggal di daerah ini, budidaya jeruk ini bisa menjadi peluang bisnis yang baik untuk Anda.

Jeruk baby juga memiliki permintaan pasar yang tinggi sehingga Anda tidak perlu khawatir untuk menjual jeruk ini. Jeruk jenis ini banyak digunakan dalam pembuatan jus jeruk. Oleh karena itu, pembudidaya dapat menjual jeruk ini pada penjual jus jeruk. Selain itu, para masyarakat juga mulai memiliki trend mengkonsumsi jus yang sehat salah satunya jus jeruk.

Bersama Tanifund, Majukan Pertanian di Indonesia

Anda sudah melihat bahwa jeruk baby memiliki peluang usaha yang besar. Proses budidayanya yang relatif mudah dan pangsa pasar dari jeruk ini yang luas. Berminat budidaya jeruk ini, tapi masih bingung soal modal? Anda dapat mengajukan bisnis dan penghasilan proyeksi budidaya untuk mendapatkan pinjaman dana budidaya dan pengelolaan budidaya jeruk ini. 

TaniFund adalah platform P2P lending yang mempertemukan Anda dengan dengan para pendana yang siap memberikan pendanaan untuk mengembangkan pertanian di Indonesia. Bagi Anda yang ingin mulai budidaya namun terkendala modal ayo menjadi mitra Tanifund dengan mengajukan pinjaman modal usaha Tani

Di zaman sekarang modal bukan persoalan utama lagi! Asalkan Anda memiliki bisnis budidaya yang  berkualitas, modal bukan penghalang. Tidak hanya itu, TaniFund juga memberikan pendampingan untuk memaksimalkan potensi budidaya Anda. Dalam proses budidaya, tentunya Anda perlu mengoptimalkan kandungan nutrisi tanah untuk memaksimalkan produksi Anda. TaniFund memiliki berbagai ahli agronomis yang sudah berpengalaman di bidang pertanian dan akan siap sedia membantu Anda. Jadi tunggu apa lagi? Bersama Tanifund ayo majukan pertanian di Indonesia.