Usaha Sayuran Packing, Bidang Baru Untuk Dieksplor!

Usaha sayuran packing banyak jadi incaran untuk memulai bisnis karena menjadikan jualan sayur yang lebih tertata, rapi, dan cepat. Terlebih, konsumen lebih percaya pada produk yang higienis dan mudah ditemui. 

Mengutip Kontan, sejak awal 2021 saja, laju usaha pertanian tetap ada dan tak tertindas pandemi Covid-19. Sebaliknya, permintaan produk sayuran dan sejenisnya justru melonjak dibandingkan tahun 2020. Hal ini jelas memberikan dampak dan peluang yang baik untuk pertanian Indonesia

Dengan begitu, tak perlu ragu untuk memulai bisnis usaha sayuran packing. Melalui artikel ini, Anda dapat mengenali peluang dan tips tertentu agar sukses di bidang ini. Yuk, simak!

Peluang Usaha Sayuran Packing

Peluang usaha di bidang packing sayuran ini memiliki keunggulan tersendiri. Sayuran packing bisa dijadikan usaha masa depan yang cukup menjanjikan, pasalnya sayuran adalah bahan dan kebutuhan pokok primer dalam masyarakat. 

Menurut riset NC State memiliki packaging yang baik dapat membuat sayuran menjadi lebih tahan lama. Juga hal ini nyatanya dapat memberi dampak terhadap lingkungan karena Anda dapat memilih kemasan yang mudah didaur ulang atau biodegradable.  Dengan adanya packaging yang menarik, ini juga memacu sistem branding pada tumbuhan. Sehingga dengan berbagai hal seperti ini kita dapat memaksimalkan ketahanan pangan Indonesia kedepannya lebih baik. 

Distribusi sayur tersendiri menyeluruh, sehingga tidak jarang Anda sudah banyak menemukan saat ini sayuran sudah mulai ada dalam pasar-pasar modern. Seperti contohnya mall-mall besar. Usaha sayuran packing ini memang bisa membawa keuntungan yang besar jika Anda dapat membuat pasar mempercayai kualitas packaging dari sayur Anda. 

Namun begitu, peluang usaha sayuran packing tidak hanya tentang mencari keuntungan, tetapi juga termasuk cara menjaga kepercayaan konsumen tentang usaha yang tengah digeluti ini. Hal yang perlu dipersiapkan adalah waktu, dengan pekerjaan yang dianggap mudah ini memerlukan ketelitian. 

Dengan adanya usaha sayuran packing ini Anda tentunya dapat mengurangi penggunaan kantong plastik. Dimana hal ini dapat mencemari lingkungan, untuk itu Anda memerlukan plastic wrap agar dapat menghemat penggunaan plastik. Nah, penasaran seperti apa kira-kira usaha sayuran packing ini? Yuk, simak selengkapnya disini! 

Tips Memulai Usaha Sayuran Packing

Usai membahas peluang usaha packing sayuran, kini saatnya membahas tips-tips untuk memulai bisnis di bidang ini. Sebab, ada beberapa poin penting untuk diterapkan agar usaha dapat berjalan lancar dan laris manis. Yuk, selengkapnya lihat di bawah ini.

1. Lokasi Tepat & Bersih 

Pastikan terlebih dahulu lokasi yang Anda pilih sebagai tempat atau pergudangan sayuran adalah tempat yang bebas dari polusi yang parah. Setidaknya ketersediaan air dan sanitasi wajib sekali bersih. Hal ini dikarenakan sayur bisa terkontaminasi dengan patogen atau virus yang dapat membuat tanaman menjadi cepat layu dan busuk. 

2. Peralatan yang Higienis 

Untuk memastikan bisnis packing house Anda berjalan dengan baik dan memiliki standar kesehatan yang baik. Anda wajib memperlengkapi karyawan dengan peralatan dan perlengkapan kerja yang higienis. Terutama penggunaan pisau dan benda tajam ternyata dapat memicu timbulnya bakteri jika tidak disterilkan dengan cara yang benar. 

Penelitian yang dilansir melalui Journal of Food Protection oleh Rebecca mengemukakan bahwa pencelupan pisau pada air dengan temperatur 82⁰C dapat menonaktifkan kuman. Sehingga membangun bisnis usaha sayuran packing ini benar-benar menuntut Anda untuk mempersiapkan sebaik mungkin peletakan hingga proses pengiriman. 

3. Menentukan Jenis Sayuran yang Dijual

Hal pertama untuk dipikirkan, tentunya adalah jenis sayur yang akan dijual dengan cara packing. Anda bisa mulai memilih-milih seperti kangkung, cabai, sawi, terong, bayam, atau berbagai bumbu dapur lainnya. Mengapa memilih untuk memastikan sayuran yang hendak dipacking, karena berbeda tumbuhan tentu memiliki perbedaan signifikan dalam proses pembersihan hingga pengepakannya. 

Sebagai pelaku usaha, Anda juga bisa melakukan survey terlebih dahulu dengan mengunjungi pasar. Hal ini guna mengetahui sayuran apa yang paling banyak diminati. Bahkan, bisa juga dilakukan survey melalui media sosial.

4. Mencari Pemasok Sayuran

Langkah ini perlu mulai ditekuni, terlebih jika Anda memang tidak menanam sendiri sayuran yang akan dijual lewat usaha sayuran packing. Saat masih pemula, hal yang harus diperhatikan adalah harga.

Pastikan Anda mendapatkan harga yang cenderung murah agar dapat menjualnya kembali dengan keuntungan yang lebih besar. Meski begitu, imbangi juga dengan kualitas sayuran yang dijual. Jangan sampai konsumen kecewa karena kualitas yang buruk.

Di sisi lain, jika memilih langkah budidaya sayur sendiri. Cobalah untuk menanam jenis sayur yang mudah, seperti daun bawang, cabai, serai, lengkuas, jahe, dan lainnya. Ketekunan akan menghasilkan keuntungan yang berkali lipat.

5. Menentukan Target di Pasaran

Langkah selanjutnya, perlulah menentukan target pasar dari usaha sayuran packing yang akan digarap. Secara umum, Anda memiliki tiga opsi target pasar. Pertama, menjual sayuran packing tersebut ke pasar.

Opsi kedua, yaitu berjualan secara keliling. Ketiga, jual dengan pemasaran lewat media sosial seperti WhatsApp, Facebook, Instagram, atau bahkan TikTok. Target pasar tersebut akan sangat berpengaruh pada keberlanjutan usaha.

6. Packing Sayuran dengan Telaten

Selanjutnya, langkah inilah yang menjadi inti. Mulailah mengemas sayuran dengan telaten, baik, dan pastikan tak ada masalah apa pun dalam pengemasan tersebut. Anda bisa mengemas sayuran berdasarkan jenisnya.

Menurut penelitian yang dilansir oleh MDPI terkait keberlangsungan pangan melalui food packaging menyatakan bahwa kemasan yang cocok digunakan adalah jenis kemasan berbahan plastik dengan kemampuan yang tinggi untuk melindungi sayuran dari air, kelembapan hingga udara. Hal ini dilakukan untuk memastikan kondisi sayur steril dan terbebas dari kontaminasi bakteri. Wadah kedap air digunakan untuk mencegah pembusukan.

7. Memasarkan Sayuran dengan Cepat

Seperti halnya sayuran, beberapa di antaranya mudah busuk jika terlalu lama dibungkus. Untuk mengantisipasi, Anda bisa memperhatikan sayuran yang harus dipasarkan dengan cepat dan tidak.

Penjualan dalam bisnis ini pun sederhana, bisa dilakukan secara door-to-door langsung ke rumah pembeli, dengan Cash On Delivery (COD), atau menarik agar konsumen datang langsung ke lapak Anda.

8. Memasarkan Secara Online

Opsi utama yang bisa dipilih sesuai perkembangan digital dalam usaha sayuran packing adalah transaksi secara online. Pasalnya, media sosial memanglah jadi salah satu jalan paling manjur dalam memasarkan produk Anda.

Anda pun akan lebih mudah menjaring konsumen. Meski begitu, ingat pula bahwa sayuran yang dipasarkan secara online haruslah benar-benar fresh agar calon konsumen semakin tertarik.

9. Menawarkan Harga dan Promo Menarik

Mengingat pedagang sayuran sudah cukup banyak, pebisnis usaha sayuran packing harus bisa mengatur strategi agar mampu bersaing. Salah satu caranya, yaitu dengan menjual sayur stok kemarin dengan harga yang lebih murah.

Tentunya, perlu dipastikan kondisi sayur tersebut masihlah segar karena disimpan di kulkas. Hal ini menjadi opsi lantaran tak semua stok sayuran akan habis setiap harinya.

Dengan cara ini, Anda bisa mendapatkan lebih banyak konsumen karena produk yang dianggap lebih murah. Usaha Anda pun bisa makin dipromosikan dengan promo seperti bundling produk agar lebih menarik.

10. Tambahkan Produk Lain

Tak hanya menjual sayur, Anda juga bisa mengembangkan usaha sayuran packing dengan produk lainnya. Contohnya, seperti buah-buahan, ikan, atau daging.

Meski begitu, selalu ingat untuk melakukan survey pasar terlebih dahulu untuk menentukan jenis produk yang akan dikembangkan. Ini bertujuan menghindari produk tidak laku dan kemudian membusuk.

Tips Menjaga Sayuran Packing-an Agar Tetap Awet

Terdapat beberapa cara yang bisa diterapkan untuk menjaga sayuran packing Anda tetap awet dan fresh saat dipasarkan, yaitu:

  • Menyortir terlebih dahulu sebelum menyimpan sayuran.
  • Mencuci dan  mengeringkan sayuran yang akan disimpan di kulkas.
  • Membungkus sayuran dengan kertas atau plastik yang berlubang.
  • Memisahkan sayuran dengan buah-buahan.
  • Menyimpan sayuran dalam bentuk utuh.
  • Mengecek suhu di dalam kulkas dengan teratur.
  • Memeriksa kondisi dan kualitas sayuran secara berkala.
  • Menata sayuran sesuai jenisnya di rak khusus yang sudah disterilkan. 
  • Memperhatikan beberapa sayuran yang tidak bisa disimpan di kulkas.
  • Menyimpan sayuran dengan wadah agar lebih rapi.

Perlu Modal Besar untuk Pengembangan Bisnis? Jangan Ragu! 

Bagaimana? Apakah bisnis usaha sayuran packing Anda butuh pengembangan lebih lanjut?  Jangan ragu ataupun khawatir dengan modalnya! Mantapkan business plan, struktur kerja  hingga manpower dari bisnis Anda. Lalu, ajukan pinjaman modal usaha berupa modal pengembangan usaha atau faktur di TaniFund.

Segera lengkapi persyaratan pendaftaran untuk pengajuan modal bisnis usaha sayuran packing Anda. TaniFund adalah P2P lending Agrikultur platform yang mempertemukan Anda dengan para penyalur dana yang siap mendanai bisnis segmen agrikultur. Jadi, tunggu apa lagi? Kembangkan usaha sayuran packing Anda dan mari memajukan sektor pangan Indonesia bersama dengan agronomis TaniFund yang siap membantu Anda dalam lapangan!