Entrepreneurship Tidak Mudah, Ini Kuncinya! 

Entrepreneur adalah sebuah istilah yang umum digunakan untuk menggambarkan seseorang yang mampu membuat ataupun memulai sebuah bisnis. Biasanya seorang entrepreneur memiliki tingkat kreativitas yang tinggi serta sifat inovatif dalam mengembangkan bisnisnya. Dengan begitu, bisnis yang dijalankan akan tetap mampu beradaptasi dengan perubahan zaman serta berbagai keadaan yang mungkin terjadi.

Entrepreneur sendiri biasanya juga tidak bekerja sendirian, namun juga memerlukan bantuan dari orang ataupun beberapa pihak lainnya dalam mengembangkan bisnisnya. Tak heran jika entrepreneur juga biasa dikenal sebagai pembuka peluang kerja bagi orang lain.

Kenali Lebih Jauh Apa Itu Entrepreneur

Jika dilihat dari definisinya, entrepreneur merupakan seseorang dengan kemampuan serta keinginan untuk mulai mendirikan, mengelola, serta meraih kesuksesan bisnisnya sendiri. Hal tersebut juga mencakup berbagai risiko yang mungkin dihadapinya selama menjalani bisnis hingga akhirnya dapat memperoleh keuntungan.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, entrepreneur adalah sosok yang bisa dijadikan sebagai  seorang inovator sejati dimana seorang entrepreneur cenderung membawa ide-ide serta penemuan baru ke pasar. Level entrepreneur pun dapat terbagi menjadi beberapa jenis, mulai dari bisnis kecil atau bisnis rumahan hingga ke bisnis ataupun perusahaan multinasional.

Pada dasarnya, siapapun yang memiliki kemauan serta tekad yang kuat untuk memulai sebuah ide ataupun bisnis baru dan mau menghadapi seluruh risikonya dapat dikategorikan sebagai seorang entrepreneur.

Konsep Entrepreneurship

Konsep dari entrepreneur adalah karakter seseorang yang sebenarnya tak jauh berbeda dari pengertian entrepreneur itu sendiri. Entrepreneurship dikenal sebagai suatu kemampuan serta kesiapan seseorang yang berani untuk mengembangkan, mengatur, serta menjalankan suatu badan usaha dengan segala ketidakpastiannya dalam rangka memperoleh keuntungan.

Jika dilihat dari segi ekonomi, entrepreneurship memiliki kaitan yang erat dengan seluruh sumber daya seperti tanah, tenaga kerja, hingga modal dengan tujuan untuk meraih keuntungan. Konsep entrepreneurship ini merupakan bagian yang tak dapat terpisahkan dari kapasitas suatu negara dalam pasar global yang terus berkembang dan bersifat kompetitif. Untuk itu entrepreneur adalah sosok yang sangat dibutuhkan dalam suatu perusahaan dan sistem untuk memastikan sebuah perusahaan mendapat keuntungan dan dapat bergerak semakin maju. 

Tahapan-Tahapan Proses Entrepreneurship

Dalam prosesnya, entrepreneurship umumnya memiliki beberapa langkah atau tahapan sebagai berikut:

  • Tahap Memulai
    Pada tahapan ini, seorang entrepreneur sudah memiliki niatan untuk memulai sebuah usaha ataupun bisnis serta akan mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan. Seorang pebisnis yang handal biasanya sudah memiliki konsep jelas minimal SWOT, sistem pengerjaan dan paling tidak sumber usaha apa yang diharapkan bisa menghasilkan keuntungan. 
  • Tahap Pelaksanaan Usaha
    Pada tahapan ini, seorang entrepreneur mulai mengelola serta menjalankan seluruh aspek bisnis. Pada tahapan ini pengusaha biasanya diharapkan memiliki sikap analisa dan fokus yang tinggi disaat menjalankan sebuah bisnis. Sehingga, Anda bisa meminimalisir berbagai kesalahan saat menjalankan usaha. 
  • Tahap Mempertahankan Usaha
    Pada tahapan ini biasanya seorang entrepreneur akan mulai menghadapi berbagai kendala, hambatan, serta tantangan. Entrepreneur dituntut agar dapat memiliki solusi serta ide-ide yang kreatif dan inovatif untuk dapat mempertahankan usahanya.
  • Tahap Pengembangan Usaha
    Pada tahapan ini, seorang entrepreneur akan mulai melakukan review serta analisa pada bisnis yang telah dijalankan untuk dapat melihat peluang dalam mengembangkan usahanya. Pengembangan usaha biasanya berkaitan dengan pencarian pendanaan.

Jika seorang entrepreneur sudah bisa menjalankan seluruh tahapan di atas dalam proses bisnis serta usahanya, beberapa manfaat dibawah ini akan bisa didapatkan:

  • Memiliki peluang untuk dapat meraih keuntungan yang berlipat dan tak terbatas.
  • Memiliki peluang untuk bisa mengendalikan nasibnya sendiri.
  • Memiliki peluang dalam mencapai potensi seutuhnya dari bisnis yang dijalankan.
  • Memiliki peluang untuk memberikan dampak serta perubahan pada lingkungan ataupun pasar bisnis.
  • Memiliki peluang untuk melakukan hal yang diminati serta disukai dalam pengerjaan bisnis.

Tipe-Tipe Entrepreneurship

Entrepreneurship dapat dikategorikan menjadi 4 kategori umum berdasarkan skala bisnisnya, antara lain:

1. Bisnis Kecil

Beberapa jenis bisnis yang masuk ke dalam kategori ini seperti bisnis toko kelontong, bisnis penata rambut, serta beberapa bisnis yang memang dikerjakan sendiri. Biasanya tipe ini hanya mempekerjakan beberapa anggota keluarga ataupun karyawan lokal setempat.

Tujuan dari bisnis kecil ini adalah untuk mendapatkan keuntungan yang nantinya akan digunakan untuk menghidupi keluarga. Beberapa bisnis kecil biasanya mendapatkan pendanaan bisnisnya dari hasil mengambil pinjaman usaha.

2. Bisnis Startup

Bisnis startup merupakan bisnis yang dicetuskan oleh seseorang yang memiliki visi khusus untuk bisa membawa perubahan yang signifikan untuk dunia atau setidaknya dalam industri bisnisnya. Startup berfokus pada model bisnis serta eksperimental yang skalabel sehingga mampu digunakan untuk menarik serta meyakinkan investor.

3. Perusahaan Besar

Tipe yang ketiga merupakan perusahaan besar yang telah stabil dan memiliki siklus ataupun polanya tersendiri. Perusahaan besar dapat terus berkembang serta tumbuh dengan cara menawarkan berbagai produk ataupun jasa baru yang berkisar pada produk utama yang memang mereka tawarkan sejak awal memulai bisnis.

Tipe perusahaan besar seperti ini biasanya akan membeli perusahaan kecil yang memiliki inovasi baru untuk bisa membangun produk yang inovatif secara internal. Dengan begitu, tipe ini dapat bertahan serta mengatasi perubahan teknologi dan tekanan pasar.

4. Social Entrepreneurship

Tipe yang terakhir merupakan social entrepreneurship. Tipe ini lebih berfokus pada produk serta layanan yang ditujukan untuk dapat menyelesaikan berbagai kebutuhan serta masalah sosial. Tipe ini memiliki tujuan untuk membantu masyarakat sehingga tidak memikirkan keuntungan yang bisa didapatkannya.

Ciri & Karakteristik Entrepreneur

Seorang entrepreneur memang memiliki berbagai ciri serta karakteristik yang unik. Ada beberapa orang yang memang sudah memiliki sifat-sifat entrepreneurship semenjak lahir, namun ada juga yang mendapatkan sifat-sifat tersebut karena telah melalui berbagai fase dan pengalaman bisnis dalam hidupnya.

  • Memiliki passion yang kuat.
  • Memiliki sifat yang optimis.
  • Memiliki keyakinan yang tinggi (tidak pernah meragukan diri sendiri).
  • Dapat berpikir secara mandiri.
  • Dapat memecahkan masalahnya sendiri.
  • Memiliki visi yang jelas dan tegas.
  • Memiliki kemampuan untuk mengatasi segala kesulitan dan tantangan.
  • Memiliki tingkat fokus yang tinggi sehingga tidak mudah terdistraksi.
  • Memiliki sifat yang fleksibel sehingga mampu menyesuaikan dengan perkembangan industri bisnis.
  • Memiliki tingkat kreativitas dan inovasi yang tinggi.
  • Memiliki kemampuan dan keberanian untuk mengambil risiko.
  • Memiliki kemampuan leadership.
  • Memiliki sifat open minded sehingga mampu menyesuaikan bisnis dengan kebutuhan pasar.

Manfaat serta Pentingnya Entrepreneurship

Dengan adanya entrepreneurship, masyarakat akan lebih menyadari pentingnya berwirausaha. Entrepreneurship dianggap mampu membangkitkan gairah bisnis yang ada di masyarakat agar lebih bersemangat dalam memulai berwirausaha. Dengan adanya sifat-sifat entrepreneurship, diharapkan akan mampu meningkatkan jumlah entrepreneur yang memang memiliki komponen. Tujuan akhirnya tentu saja untuk bisa membantu perekonomian negara ke depannya.

Kembangkan Jiwa Entrepreneurship Anda Bersama dengan TaniFund!

Tertarik untuk menjadi seorang entrepreneur? Tenang saja, selain menjadi pendana di TaniFund, Anda juga bisa mengajukan pinjaman modal usaha. TaniFund adalah P2P Lending Agrikultur yang memiliki platform untuk mempertemukan Anda sebagai penyalur dana dengan para pelaku bisnis dalam segmen agrikultur. Jadi, tunggu apa lagi? Segera ajukan proposal usaha pangan atau UMKM mu pada laman pinjaman modal usaha.