Cara Menabung yang Benar Belum Tentu Cepat Namun Pasti! 

Cara menabung yang benar ala buku Rich Dad Poor Dad tidak hanya mementingkan sumber keuangan yang banyak. Hanya saja, Anda perlu memahami cara mengelola keuangan dengan baik. Beberapa golongan pekerja harus menghabiskan waktunya lebih dari 10 jam per hari hanya untuk bekerja. Namun, pada akhirnya tidak semua dari pekerja memiliki tabungan ataupun dana darurat yang memadai bukan?

Kebanyakan orang tidak tahu cara menabung yang benar untuk bekerja sambil menabung dan menyisihkan sebagian dari penghasilannya. Sehingga yang terjadi adalah waktu yang terbuang hanya untuk bekerja serta penghasilan yang langsung habis hanya untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.  

Dalam buku Rich Dad Poor Dad yang ditulis oleh Robert Kiyosaki, Anda dapat mempelajari cara-cara menabung yang benar dan “cerdas” untuk tetap bisa menyisihkan, menikmati bahkan memulai usaha dengan benar. Yuk, simak lebih lengkapnya dibawah ini!

Rich Dad Poor Dad Karya Robert Kiyosaki

Seperti yang tertulis di dalam buku Rich Dad Poor Dad, “Education is more valuable than money, in the long run”, yang berarti pendidikan lebih bernilai ketimbang uang untuk jangka waktu yang panjang. Edukasi tidak berarti Anda harus mendapatkannya melalui pendidikan formal. Namun, lewat membaca kisah seseorang, ini dapat membuat Anda menjadi seorang yang lebih kuat dari sisi pengetahuan maupun pengalaman. 

Apa yang Bisa Dipelajari dari Rich Dad Poor Dad Soal Menabung?

Buku Rich Dad Poor Dad karya Robert Kiyosaki sendiri sebenarnya merupakan kisah Robert Kiyosaki yang sempat merasakan hidup bersama dengan dua orang ayah yang berbeda. Ayah yang pertama merupakan ayah kandungnya secara biologis yang masuk ke dalam golongan pekerja menengah. 

Lalu, ayah keduanya yang merupakan ayah dari teman baiknya yang merupakan seorang entrepreneur. Dalam buku ini, Anda bisa mempelajari perbedaan-perbedaan yang terjadi dan dilakukan oleh kedua ayahnya tersebut dengan background profesi yang berbeda. Yuk, simak ini dia cara menabung yang benar dan tepat! 

1. Menabung Skill Dahulu,Kerja Bukan untuk Uang

Ada satu kalimat yang menarik dari Robert di buku ini sebagai tanggapannya melihat sebagian besar orang, “one skill away from great wealth”. Lewat kalimat tersebut Robert mencoba menyampaikan bahwa terkadang orang tidak sadar bahwa sebenarnya mereka hanya memerlukan satu skill atau kemampuan khusus untuk bisa sukses dalam apapun yang mereka jalani.

Namun, pada kenyataannya kebanyakan orang memang lebih berorientasi kepada uang saja sebagai tujuan akhirnya bukan kepada pengalaman ataupun kemampuan baru yang bisa didapatkan. Padahal kesuksesan finansial pun tak bisa terlepas dari kemampuan-kemampuan dasar seperti komunikasi, manajemen, serta kedisiplinan.

2. Menabung Pada Aset Berkualitas Yaitu Pemikiran

Apa sebenarnya aset terpenting dalam diri seseorang untuk bisa menjalani kehidupannya sehari-hari? Apakah uang, kekayaan, ataupun harta yang melimpah? Dalam buku Rich Dad Poor Dad, Robert Kiyosaki menyebut bahwa aset terpenting dan paling berharga yang dimiliki oleh seorang manusia adalah pemikirannya.

Dengan sebuah pemikiran yang brilian, seseorang memang dapat menciptakan apapun yang memang dia inginkan termasuk kekayaan yang melimpah. Dengan pemikiran yang cemerlang, akan sangat mudah bagi Anda dalam menemukan berbagai ide serta solusi yang kreatif untuk segala macam permasalahan. Orang yang sukses pun cenderung memiliki kecerdasan finansial yang baik.

3. Sukses Menabung Lewat Resiko

Dalam bukunya, Robert Kiyosaki menyatakan bahwa orang kaya lebih berani dalam mengambil sebuah resiko karena memang menganggapnya sebagai sebuah kesempatan. Yang perlu diingat adalah bahwa kesempatan biasanya tidak datang berkali-kali dalam hidup sehingga akan sangat disayangkan jika terlewat.

Robert Kiyosaki pun pernah mengambil risiko dalam proses investasi pertama yang dia lakukan. Dia pernah berinvestasi dengan 18 ribu dollar kondominium yang berada di Hawaii dan berhasil meraup keuntungan sebesar 25 dollar per bulan. Meskipun keuntungan yang didapatkan memang tidak seberapa, namun Robert menjadi lebih berani dalam mengambil keputusan dari waktu ke waktu tanpa terlalu takut pada risiko yang mungkin terjadi.

Hampir dapat dipastikan bahwa setiap orang kaya pernah kehilangan uang dalam jumlah yang besar pada waktu-waktu tertentu, sementara orang miskin tak akan pernah kehilangan uang karena terlalu takut untuk mengambil risiko. Seperti halnya kutipan yang juga ada di dalam buku Rich Dad Poor Dad, “Playing not to lose money means you will never make money”.

4. Tetaplah Fokus

Di dalam bukunya, Robert Kiyosaki mencoba menyampaikan bahwa kita hanya perlu fokus pada dua hal, yaitu pada tujuan akhir kita dan pada apa yang sedang kita jalankan. Dengan berfokus pada tujuan akhir, kita dapat selalu mengingat apa yang sedang kita kejar seperti financial freedom misalnya. 

Kemudian dengan berfokus pada apa yang sedang kita jalankan akan membuat kita dapat meminimalisir berbagai gangguan yang berasal dari luar diri kita. Selain fokus terhadap apa yang sedang dikerjakan, Anda juga harus mulai menemukan berbagai cara untuk membangun kekayaan Anda. Ada beberapa tips membangun usaha rumahan dengan modal 50 ribu saja namun menguntungkan

Tentu saja menemukan fokus tidaklah mudah, untuk mendapatkan fokus Anda bisa memulainya dari mengembangkan bakat dan kemampuan Anda. Sehingga, pada akhirnya Anda bisa menemukan hal-hal yang Anda senangi namun memberi hasil juga. 

5. Jadikan Kegagalan sebagai Inspirasi

Mungkin kegagalan adalah salah satu hal yang menjadi pembeda antara orang kaya dan orang miskin. Bagi beberapa orang, kegagalan terkadang dianggap sebagai hasil akhir yang tidak memiliki manfaat dan tidak bisa diubah. Padahal sebenarnya, kegagalan bisa saja hanyalah awalan bagi keberhasilan bisnis Anda yang selanjutnya.

Tak perlu takut untuk gagal dan tak perlu malu untuk mengakui bahwa Anda pernah melakukan kesalahan entah itu dalam berbisnis ataupun dalam kehidupan. Yang terpenting adalah bagaimana cara pandang Anda terhadap kegagalan tersebut. Selalu jadikan kegagalan sebagai pelajaran dan batu loncatan untuk langkah Anda yang selanjutnya.

6. Jangan Bekerja untuk Uang, Buatlah Uang Bekerja untuk Anda

Dalam buku Rich Dad Poor Dad, Robert Kiyosaki mencoba menyampaikan kepada pembacanya bahwa jika Anda hanya bekerja untuk uang semata, tanpa disadari Anda telah memberikan kekuatan penuh  terhadap uang dalam mengatur kehidupan serta bisnis Anda. yang seharusnya terjadi adalah uang yang bekerja untuk Anda, sehingga kekuatan penuh akan tetap berada di tangan Anda.

Dalam edukasi formal memang diajarkan bagaimana cara-cara menulis resume kerja, cara melamar pekerjaan, hingga cara meniti karir. Namun, tidak mengajarkan kita bagaimana untuk memulai sebuah perusahaan, sebuah usaha, ataupun bagaimana cara menjadi pemimpin usaha bagi diri sendiri.

Maksimalkan Masa Depan, Mulai Menabung dengan Benar! 

Cara menabung yang benar dan tepat dimulai dari mengelola keuangan dengan rapi dan maksimal. Hindari pengeluaran yang tidak begitu berarti. Ciri-ciri Anda belum menabung dengan benar biasanya Anda belum memisahkan rekening tabungan dengan rekening harian. 

Nah, jika Anda belum mencoba memisahkan, maka pola hidup boros tentunya akan berulang nih. Maka itu, sejak awal Anda menerima uang sudah sewajibnya Anda menyisihkan uang untuk melakukan berbagai pendanaan ataupun investasi pada berbagai instrumen keuangan yang bisa memberi pengembalian menarik dan cepat. 

TaniFund P2P Lending adalah salah satu platform pendanaan terpadu yang diperuntukkan bagi para petani dalam mengembangkan produktivitas budidaya lahan pertaniannya. Mulai pendanaan Anda dari Rp 100 ribu dan nikmati bagi hasil bersama para petani lokal lainnya. Ingat untuk selalu memperhatikan profil dan resiko melakukan pendanaan. Yuk, mulai lakukan pendanaan Anda sekarang!